Senin, 10 Juli 2017

3 Tips Menghindari Hewan Kurban Cacat Saat Memasuki Area Jual Sapi Qurban

Tidak ada komentar :
jual sapi kurban

Saat mengunjungi lokasi jual sapi qurban pastikan memilih dengan benar, sebab hewan kurban wajib memenuhi kriteria sesuai tuntunan Islam. Anda tidak bisa memilih hewan kurban secara sembarangan asal mahal atau asal murah. Sebab dilihat dari harga ternyata tidak mempengaruhi makruh atau tidaknya hewan tersebut dijadikan kurban di Idul Adha. Bahkan dalam suatu kajian selalu dibahas mengenai syarat hewan kurban yang sah untuk dipilih seperti apa. Sebelum berkurban alangkah baiknya memahami ketentuan satu ini supaya amal Anda sempurna. 

Tips Memilih Hewan Tanpa Cacat 

Ada beberapa ketentuan dalam memilih hewan kurban yang tentunya perlu diketahui dan diperhatikan supaya tidak salah pilih. Adapun ketentuan tersebut meliputi: 

Umur hewan kurban, sehingga dianjurkan menghindari hewan yang sudah tua. 
Kondisi fisik hewan tersebut yang baiknya sempurna tidak cacat ataupun sakit. 
Memilih hewan kurban yang utama, misalnya lebih baik seekor kambing dibanding satu sapi kolektif, lebih utama hewan jantan dibanding hewan betina, dan sebagainya. 

Rupanya untuk bisa berkurban tidak cukup hanya menguatkan niat dan menyediakan dana berkurban yang mencukupi. Anda perlu teliti memilih hewan yang dikurbankan tersebut, salah satunya menghindari cacat seperti: 

1. Hewan yang sudah berusia lanjut, 

Usia menjadi salah satu faktor penentu dalam memilih hewan kurban yang tepat dan setiap jenis hewan kurban punya standar usia sendiri. Misalnya untuk hewan sapi maka minimal dibeli di usia 2 tahun, Anda sudah bisa memperkirakan berapa harga yang mesti dibayar. Memilih hewan yang sudah tua menyediakan daging kurban yang kurang berkualitas bahkan sumsum di tulang sudah mengering maka tidak baik dijadikan pilihan. 

2. Cacat pada fisik hewan, 

Hewan sejak lahir terkadang sudah memiliki cacat sebagaimana pada manusia dan hal ini terbilang lumrah. Khusus untuk hewan yang dibeli dengan niatan akan dikurbankan usahakan menghindari cacat fisik ini, baik yang nampak ataupun tidak nampak. Misalnya cacat berupa mata buta tentu tidak bisa dilihat langsung kecuali dicek dengan berinteraksi pada hewan tersebut. Intinya fisik hewan kurban wajib sempurna tidak ada cacat sama sekali sehingga sangat layak untuk dijadikan jalan membuka amalan akhirat. 

3. Hewan yang dalam kondisi sakit, 

Karena faktor tertentu kesehatan hewan menjadi terganggu dan beberapa penyakit akan terlihat nyata oleh orang awam. Hindari pula memilih hewan kurban yang kondisinya sakit sebab tidak diperbolehkan untuk dipilih. Dikhawatirkan daging hasil sembelihan yang dibagikan akan mengandung bibit penyakit dan menular ke tubuh siapa saja yang menyembelih atau mengkonsumsinya. Pastikan hewan pilihan Anda sehat dan bisa dicek sendiri atau oleh dokter hewan untuk memastikan. Hal ini penting dilakukan supaya tidak salah memilih yang berakibat tidak sahnya amal berkurban.

Comments
0 Comments

Tidak ada komentar :

Posting Komentar